Tukar Popularitas dengan Bakti, Isa Bajaj Pulang Kampung Rawat Orang Tua

Ryan Haryanto
Kesetiaan sang istri menjadi salah satu kekuatan Isa Bajaj saat memilih keluarga di atas popularitas. (Foto: iNews Malang/@Isa Bajaj)

Beda Nominal, Menang Ketenangan

Jika bicara angka, Isa blak-blakan mengaku omzet warungnya saat ini tidak ada apa-apanya dibanding masa jayanya di dunia entertainment. 

Pendapatannya dari warung saat ini mungkin hanya berkisar 25 persen dari penghasilannya dulu. Menjadi bintang tamu televisi selama dua jam bisa setara dengan hasil warungnya selama dua minggu.

Namun, ada satu hal yang kini ia miliki dan tidak bisa dibeli dengan sekoper uang Jakarta yaitu ketenangan jiwa.

“Dulu di Jakarta selalu kepikiran rumah, orang tua gimana. Sekarang semua di depan mata. Ngurus anak, istri di sini, nemenin Bapak. Tenang sekali,” ungkapnya.

Isa kini menikmati hidup barunya sebagai pengusaha kuliner di kaki Gunung Lawu. Sambil sesekali menerima kontrak Brand Ambassador produk lokal, ia punya mimpi mandiri untuk membuka cabang Warung Eropa di kota lain seperti Surabaya atau Jogja, tentu dengan pengelolaan sendiri tanpa sistem franchise demi menjaga kualitas rasa.

Di akhir obrolan, Isa menyelipkan sebuah pesan mendalam bagi siapa saja yang masih memiliki orang tua.

“Bahagiakanlah waktu kalian bersama orang tua selagi ada. Membahagiakan itu bukan cuma soal kirim uang seperti pikiran saya dulu. Waktu dan perhatian langsung itu jauh lebih perlu,” pungkas pria berambup kriwul itu.

Editor : Ryan Haryanto

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network