MoU Pengelolaan Rampung, Jembatan Kaca Bromo Siap Dibuka Akhir Juni 2026

Ryan Haryanto
Pengelola melakukan survei pertama di Jembatan Kaca Bromo pada 23 September 2025. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

MALANG, iNewsMalang.id – Wisatawan yang menunggu sensasi melintasi jembatan kaca Bromo tak perlu menunggu lama. Destinasi baru di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu ditarget mulai beroperasi saat musim libur sekolah akhir Juni 2026.

Kepastian tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) antara Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) dan CV Sinergi Permata Semesta, bagian dari The Lawu Group. Penandatanganan berlangsung di aula kantor BB TNBTS, Kota Malang, Kamis (11/6/2026).

Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan, kerja sama pengelolaan berlaku lima tahun, mulai 11 Juni 2026 hingga 10 Juni 2031.

“Seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk aktifitas wisata alam sebagai komitmen Balai Besar TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung,” ujar pria yang akrab disapa Rudi itu.

Aset yang masuk dalam perjanjian meliputi lahan area jembatan kaca seluas 2.429 meter persegi, bangunan pendukung dan shuttle area seluas 791 meter persegi, serta jembatan pejalan kaki berlantai kaca seluas 360 meter persegi.

Menurut Rudi, skema pemanfaatan ini menjadi kelanjutan setelah infrastruktur jembatan kaca resmi diserahterimakan dari Kementerian Pekerjaan Umum kepada Kementerian Kehutanan pada Oktober 2025.

Jembatan tersebut dibangun untuk memperkuat kawasan strategis pariwisata nasional sekaligus menambah daya tarik wisata alam di kawasan konservasi. BB TNBTS juga menggandeng Pemerintah Kabupaten Probolinggo agar pengelolaan destinasi berjalan berkelanjutan.

Kolaborasi itu diharapkan bukan hanya meningkatkan kualitas layanan wisata, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengesampingkan aspek konservasi.

Direktur Utama CV Sinergi Permata Semesta Achmad Ridho menyatakan pihaknya segera bergerak menyiapkan tahap praoperasional. Inspeksi dan perawatan akan dilakukan sebelum pembukaan.

“Dalam waktu dekat sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini. Kami berkomitmen untuk segera mengoperasionalkan jembatan kaca bromo,” katanya.

Ridho menegaskan, operasional nanti tetap mengacu pada standar yang ditetapkan Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS) demi memastikan aspek keamanan dan keselamatan pengunjung.

“Dalam operasional jembatan kaca ini. Kami tetap akan mengikuti segala SOP yang sudah ada,” tegasnya.

Dia menambahkan, pengalaman mengelola jembatan kaca di Kemuning Sky Hill, Jawa Tengah, menjadi modal dalam pengoperasian destinasi tersebut.

Selain itu, pengelola berkomitmen melibatkan masyarakat sekitar selama masa kerja sama lima tahun. Prioritas diberikan kepada penguatan SDM lokal dan pelaku UMKM kawasan Bromo.

“Kami tetap akan mejaga kelestarian alam dan memprioritaskan SDM dan UMKM warga setempat demi kemajuan wisata dan kesejahteraan ekonomi bersama,” pungkasnya.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network