“Hal ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian, baik bersama keluarga, berwisata, bersilaturahmi, maupun memenuhi berbagai kebutuhan lainnya,” katanya.
Lonjakan penumpang juga ditopang program stimulus pemerintah berupa diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial. Program itu berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
“Program stimulus ini diharapkan semakin mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi massal, khususnya kereta api, selama masa libur sekolah,” ucap Mahendro.
Dia menilai meningkatnya jumlah pelanggan ikut mencerminkan menggeliatnya aktivitas ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di Kota Malang dan sekitarnya selama musim liburan.
Menghadapi tingginya permintaan, KAI Daop 8 memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta operasional perjalanan tetap terjaga. Pelayanan di stasiun juga diperkuat agar perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
