MALANG, iNewsMalang.id – Program tiga juta rumah Presiden Prabowo Subianto mulai terasa di Kabupaten Malang. Tahun ini, sedikitnya 1.600 rumah tidak layak huni masuk daftar renovasi. Pembiayaannya tak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga gotong royong melalui dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Salah satu perusahaan yang terlibat adalah Ciputra Group. Pengembang itu membiayai renovasi 25 rumah warga.
Salah satunya milik Sujianto, buruh bangunan yang sehari-hari mengandalkan penghasilan serabutan. Istrinya, Jami’ah, bekerja sebagai buruh tani. Keluarga tersebut tercatat dalam Desil 3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga berhak menerima bantuan.
Rumah mereka sebelumnya jauh dari kata layak. Atap bocor, bangunan rapuh, dan perlu dibongkar total. Renovasi dimulai pada Mei lalu. Kini rumah seluas sekitar 40 meter persegi itu berdiri kembali dengan kondisi lebih layak huni.
“Alhamdulillah sangat senang, saya nggak nyangka sebenarnya dapat. Kemarin Februari itu didatangi orang, ditanya, difoto-foto juga, dulu saya tidak tahu kalau dapat bantuan, sempat takut awalnya,” ungkap Jami’ah.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
