MALANG, iNewsMalang.id - Persiapan Arema menuju Super League 2026-2027 tetap berjalan meski dua anggota staf kepelatihan harus menepi sementara. Matheus Lacerda dan Carlos Airon meninggalkan agenda latihan tim untuk mengikuti workshop di Jakarta.
Keduanya bukan pergi untuk urusan pertandingan. Matheus yang bertugas sebagai analis tim dan Carlos sebagai pelatih fisik mengikuti kegiatan yang digelar operator kompetisi, I.League. Workshop tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (13/8/2026).
Materi yang diberikan cukup dekat dengan kebutuhan tim. Terutama soal pemanfaatan teknologi untuk menunjang pekerjaan staf kepelatihan. Mulai penggunaan GPS pemain hingga perangkat lunak untuk analisis video.
Pelatih Arema Marcos Santos menyebut kegiatan tersebut wajib diikuti tim analis dan pelatih fisik klub peserta Super League 2026-2027. Karena itu, dia tak keberatan dua stafnya meninggalkan sesi latihan untuk sementara.
“Matheus (Lacerda) dan Carlos (Airon) akan berangkat ke sana untuk mempelajari banyak hal selama tiga hari,” ujar marcos.
Absennya dua staf itu juga sudah diantisipasi. Arema menyiapkan Tiago Simoes dan Siswantoro untuk mengisi peran keduanya sementara waktu.
Tiago bukan nama baru dalam urusan analisis. Dia pernah menjalankan tugas tersebut pada kompetisi musim 2025-2026. Pengalaman itu membuat program latihan Arema tetap berjalan tanpa banyak perubahan meski Matheus dan Carlos sedang mengikuti workshop.
“Selama Matheus dan Carlos gak ada, tugas mereka bisa dijalankan Tiago dan Siswantoro,” tambahnya.
Bagi Marcos, workshop tersebut bukan hanya agenda wajib operator kompetisi. Dia berharap Matheus dan Carlos pulang membawa ilmu baru yang bisa langsung diterapkan dalam persiapan Arema FC.
Teknologi, menurut dia, bisa membantu tim pelatih membaca performa pemain secara lebih detail. Data GPS maupun rekaman pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyusun program latihan hingga persiapan pertandingan.
Yang lebih penting, ilmu itu tidak berhenti pada dua staf yang mengikuti workshop. Marcos ingin pengetahuan baru tersebut dibagikan kepada seluruh anggota staf kepelatihan Arema.
“Setelah kembali, mereka bisa berbagi ilmu yang didapat untuk membantu program latihan dan pertandingan,” pungkasnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
