MALANG, Bromo Today – Menonton BRI Jazz Gunung Bromo 2026 kini memberi keuntungan lebih. Pemegang tiket festival musik yang digelar pada 24–25 Juli mendatang berhak memperoleh potongan harga 20 persen untuk masuk ke Jembatan Kaca Bromo (Bromo Sky Bridge).
Program itu memungkinkan penonton menikmati dua pengalaman sekaligus. Selain menyaksikan penampilan musisi jazz nasional dan internasional di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, mereka juga bisa merasakan sensasi berjalan di atas jembatan kaca dengan tarif lebih hemat.
Harga normal tiket Jembatan Kaca Bromo saat ini Rp55 ribu bagi wisatawan domestik dan Rp110 ribu untuk wisatawan mancanegara.
Swafoto di atas Jembatan Kaca Bromo, uji nyali sambil menikmati panorama yang memukau. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)
Jembatan Kaca Bromo membentang sepanjang 120 meter di atas jurang sedalam sekitar 80 meter. Infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR itu dirancang dengan standar keamanan tinggi.
Struktur utama ditopang bored pile dan konstruksi beton. Lantai jembatan menggunakan laminated glass atau kaca berlapis yang terdiri atas dua lembar kaca atau lebih dengan perekat khusus sehingga memiliki daya tahan tinggi.
Kapasitas konstruksinya mampu menahan beban hingga puluhan ton. Dalam kondisi maksimal, jembatan dapat dilewati sekitar 60 orang secara bersamaan. Namun, demi menjaga faktor keselamatan dan kenyamanan, jumlah pengunjung yang diizinkan melintas dibatasi maksimal 40 orang dalam satu waktu.
Pengelola juga menerapkan sistem pemantauan untuk memastikan kapasitas pengunjung tetap sesuai batas aman. Dari atas jembatan, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Batok, Gunung Bromo, hingga Gunung Semeru.
Sementara itu, BRI Jazz Gunung Bromo 2026 akan menghadirkan sederet musisi papan atas selama dua hari penyelenggaraan.
Pada hari pertama, Jumat (24/7/2026), panggung utama diisi Ring of Fire Project, proyek musik yang digagas mendiang Djaduk Ferianto. Kelompok tersebut kembali memadukan jazz, world music, dan musik etnik Nusantara dalam balutan eksplorasi musikal.
Tahun ini mereka berkolaborasi dengan drummer asal Italia Simone Prattico yang dikenal dengan karakter hybrid grooves. Penampilan semakin lengkap bersama pianis sekaligus kurator musik Sri Hanuraga.
Memasuki hari kedua, Sabtu (25/7/2026), giliran Indra Lesmana LLW (Love Life Wisdom) tampil. Grup jazz modern itu diperkuat Indra Lesmana, Barry Likumahuwa, Rafi Muhammad, dan rapper Kyriz Boogieman dengan suguhan musik bernuansa neo-soul.
Kolaborasi mereka semakin menarik lewat kehadiran Eva Celia dan Teza Sumendra yang akan menambah warna vokal dan R&B di panggung Jazz Gunung Bromo.
Antusiasme penonton juga terus meningkat. Kuota tiket Presale 2 yang telah dibuka panitia dilaporkan semakin menipis seiring tingginya minat penikmat jazz untuk menyaksikan festival musik di kawasan Bromo tersebut.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
