Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan menjelaskan, kendaraan diarahkan masuk tol dan tidak diperbolehkan keluar melalui Gerbang Tol Grati.
“Kendaraan yang turun di Exit Tol Grati diarahkan putar balik untuk masuk tol lagi. Dari Simpang Tiga Ngopak arah Surabaya menuju Probolinggo juga diarahkan putar balik masuk tol melalui dalam kota atau Tol Sutojayan,” jelasnya.
Situasi mulai berangsur normal sekitar pukul 17.30 WIB setelah massa membubarkan diri. Arus lalu lintas di Jalur Pantura Pasuruan kembali dibuka dan kendaraan mulai bergerak meski antrean masih tersisa di sejumlah titik.
Aksi blokade dilakukan warga dari 10 desa yang selama ini terlibat konflik lahan dengan Marinir. Mereka memprotes insiden peluru nyasar yang disebut mengenai rumah warga dan dinilai mengancam keselamatan masyarakat di sekitar Mako Kolatmar Grati.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
