Namun, ia mengingatkan peningkatan aktivitas ekonomi juga berpotensi menambah beban jalan dan memunculkan persoalan konektivitas jika tidak diantisipasi sejak awal.
Karena itu, pemerintah kabupaten dan provinsi perlu berkoordinasi untuk menyesuaikan pembangunan infrastruktur dengan perkembangan kawasan, terutama pada ruas jalan yang menjadi kewenangan masing-masing.
Infrastruktur Jalan dan Drainase Perlu Disiapkan
Peningkatan aktivitas industri berpotensi menambah arus kendaraan logistik. Di sisi lain, pertumbuhan perumahan juga meningkatkan kebutuhan akses jalan, drainase, dan fasilitas publik.
Siadi menilai kebutuhan tersebut perlu dipetakan berdasarkan perkembangan kawasan. Penanganannya bisa berupa peningkatan kapasitas jalan, penataan persimpangan, perbaikan drainase, hingga penyediaan fasilitas publik.
Koordinasi lintas pemerintahan diperlukan agar aktivitas industri dan permukiman tidak saling membebani, terutama ketika kendaraan logistik melintasi kawasan yang juga menjadi jalur mobilitas warga.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
