PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Bersepeda sambil menikmati panorama Gunung Bromo menjadi daya tarik Prabu Mountain Bike (MTB) ke-8 atau Prabu MTB Eight Bromo, Minggu (11/10/2026). Ribuan peserta dari berbagai daerah mengikuti ajang yang dipusatkan di Terminal Wisata Seruni Point, Kabupaten Probolinggo, tersebut.
Peserta tak hanya berasal dari Jawa Timur. Sejumlah pesepeda datang dari Sulawesi, Kalimantan, hingga Sumatra. Mereka menjajal rute sepanjang 9 kilometer dengan titik start dan finis di Terminal Wisata Seruni Point.
Sebelum bendera start dikibarkan, peserta disuguhi Tari Remo. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka kegiatan yang memadukan olahraga dengan pengenalan potensi wisata Bromo.
Peserta Prabu MTB ke-8 mengayuh pedal sambil menikmati panorama pegunungan Bromo yang memukau. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)
Pembina Prabu MTB Habib Mahdi mengatakan, pemilihan kawasan Bromo bukan tanpa alasan. Ajang ini sekaligus menjadi cara mengenalkan keindahan Gunung Bromo kepada pesepeda dari berbagai daerah.
Dengan bersepeda, peserta bisa berolahraga sekaligus menikmati udara sejuk dan panorama alam kawasan Bromo.
Mahdi menyebut, peserta dari luar daerah cukup banyak. Sementara itu, jumlah peserta asal Probolinggo justru tidak terlalu banyak karena sebagian terbiasa mendaftar mendekati hari pelaksanaan.
Masalahnya, kebiasaan tersebut kerap membuat mereka terlambat. Saat hendak mendaftar, kuota peserta sudah terpenuhi dan pendaftaran ditutup.
“Setelah kuota habis dan kami tutup, baru mereka mendaftar. Panitia terpaksa tidak bisa mengikutsertakan mereka,” ujar anggota DPRD Jawa Timur itu.
Pembina Prabu MTB Habib Mahdi ikut tancap pedal, menjajal rute gowes di kawasan pegunungan Bromo. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)
Sementara itu, Kepala Kepala Diskoparekraf Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi berharap, peserta tidak hanya menikmati Bromo saat kegiatan berlangsung. Dia ingin mereka kembali berkunjung bersama keluarga untuk menjelajahi destinasi wisata lain di Kabupaten Probolinggo.
Heri menilai, kunjungan bersama komunitas bisa menjadi awal untuk mengenal potensi wisata daerah. Setelah itu, peserta diharapkan kembali dengan keluarga.
“Mungkin Bapak, Ibu hari ini datang bersama teman dan komunitas. Kami yakin minggu depan akan hadir bersama keluarga,” katanya.
Dukungan untuk kegiatan tersebut juga datang dari pengelola Bromo Sky Bridge. Peserta Prabu MTB ke-8 mendapat diskon 20 persen untuk menyeberangi Jembatan Kaca Bromo (Bromo Sky Bridge).
Panitia juga menyiapkan dua unit sepeda motor dan sejumlah hadiah doorprize bagi peserta.
Pelepasan peserta dihadiri Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Jawa Timur Radix Mulya Mahardika, Heri Mulyadi, Sekretaris Dinas Diskoparekraf Kabupaten Probolinggo Dian Cahyo Prabowo, serta Manajer Bromo Sky Bridge Bambang Heriwahjudi.
Sarjono, 67, peserta asal Banjarnegara, terkesan dengan udara sejuk dan panorama indah Bromo. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)
Terpikat Udara Sejuk Bromo
Kesan positif dirasakan Sarjono (67), peserta asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia mengaku terkesan dengan Prabu MTB ke-8, terutama udara sejuk, panorama alam, dan banyaknya peserta yang ikut meramaikan kegiatan.
“Saya sangat terkesan mengikuti Prabu yang ke-8 karena udaranya sejuk, pesertanya luar biasa, destinasinya sangat indah,” tutur Sarjono.
Dia datang bersama lima rekannya. Rombongan berangkat dari Banjarnegara pada Sabtu (10/10/2026) pukul 06.00 dan tiba di kawasan Bromo sekitar pukul 17.00.
Mereka kembali ke Banjarnegara setelah kegiatan karena salah seorang anggota rombongan harus bekerja pada Senin. Namun, Sarjono mengaku ingin kembali ke Bromo pada kesempatan lain.
“Nanti kami akan kembali lagi khusus menikmati keindahan Gunung Bromo. Bromo lebih keren dari yang ada di gambar,” katanya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
