Bromo dari Empat Arah, Bromo Sky Bridge dan Bromo Sunset Music and Culture Jadi Andalan Daerah Ini

Ryan Haryanto
Pesona Bromo tak pernah pudar, panorama megah berpadu langit, budaya, dan kehangatan alam. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

PROBOLINGGO, iNewsMalang.id – Gunung Bromo memang tak pernah kehabisan cara untuk memikat dunia. Selama ini, publik sering kali terjebak pada narasi bahwa pesona Gunung Bromo hanya bisa dinikmati secara maksimal dari satu atau dua sudut saja, terutama Kabupaten Malang yang gencar dengan promosi wisatanya.

Padahal, gunung suci suku Tengger ini dikepung oleh empat pintu masuk administratif yang masing-masing menawarkan “jiwa” dan karakter petualangan yang sama sekali berbeda: Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo.

Pertarungan kreatif memperebutkan hati wisatawan kini kian sengit. Kabupaten Probolinggo belakangan sukses mencuri panggung lewat gebrakan seni budaya yang tak lagi sekadar mengandalkan keindahan alam pasif.

Kini, pintu masuk dari Probolinggo juga diperkuat kehadiran Jembatan Kaca Bromo (Bromo Sky Bridge) di kawasan Seruni Point. Ikon wisata baru itu menawarkan sensasi menikmati panorama kaldera Bromo dari ketinggian dan menjadi pelengkap pengalaman wisata selain lautan pasir serta pertunjukan seni budaya.

Editor : Ryan Haryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network