MALANG, iNewsMalang.id - Malang Raya punya modal untuk berkembang menjadi kawasan megapolitan. Namun, pembangunan jalan dan infrastruktur saja tak cukup.
Potensi desa harus terhubung dengan pusat perdagangan, industri, teknologi, dan pasar agar pertumbuhan ekonomi tak hanya terkonsentrasi di perkotaan.
Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar menyampaikan hal itu saat menjadi dosen praktisi bagi mahasiswa Program Doktor Universitas Brawijaya (UB), Selasa (13/10/2026).
Menurut Asep, setiap wilayah di Malang Raya memiliki kekuatan berbeda. Kota Malang berkembang dengan pendidikan tinggi, perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif.
Kota Batu mengandalkan pariwisata dan hortikultura. Sementara Kabupaten Malang memiliki potensi pertanian, perkebunan, industri, kehutanan, perikanan, hingga wisata alam.
Potensi tersebut, kata dia, perlu saling terhubung agar menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
