Delapan Hari Bertahan, Suraji Jadi Korban Keenam Karhutla Bromo

Sri Hartini
Suraji meninggal setelah delapan hari dirawat akibat luka bakar 45 persen saat karhutla Bromo. (Foto: iNews Malang/Istimewa)

Saat kejadian, kobaran api menjebak sejumlah orang yang berupaya memadamkan kebakaran. Suraji mengalami luka bakar serius hingga harus mendapat penanganan medis di Surabaya.

Selama delapan hari, Suraji menjalani perawatan. Namun, kondisinya tak kunjung membaik hingga akhirnya meninggal dunia.

Dengan demikian, tragedi karhutla Bromo kini telah merenggut enam nyawa. Sebelumnya, lima orang meninggal dunia. Baik di lokasi kejadian maupun setelah menjalani perawatan.

Korban kelima adalah Munawi, petugas pemadam karhutla Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dia meninggal pada Senin (19/10/2026) setelah empat hari dirawat akibat luka bakar 80 persen.

Sementara itu, jenazah Suraji masih dalam proses pemulangan dari Surabaya ke rumah duka di Desa Lumbang. Keluarga dibantu relawan mengurus administrasi pemulangan jenazah.

Rencananya, Suraji langsung dimakamkan setelah jenazah tiba di kampung halamannya.

Editor : Ryan Haryanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network