Menurut dia, sertifikasi halal seharusnya tidak berhenti pada penerbitan dokumen. Produk yang sudah tersertifikasi juga perlu mendapat ruang pemasaran agar usaha bisa berkembang.
Karena itu, Dini Halal Expo tidak hanya menjadi ajang pameran. Kegiatan tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
Anggota DPR RI Dini Rahmania berdialog dengan peserta Dini Halal Expo di KDS Kota Probolinggo. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)
Sejumlah pondok pesantren ikut ambil bagian. Di antaranya PP Hikmatul Hasanah, PP Anwarus Sholihin, PP Darul Faizin, PP Miftahul Jannah, PP Al Khairiyah, dan PP Nurul Falah.
Ada pula PP Miftahul Ulum, PP Hidayatus Salafiyah, PP Darul Mukhlashin, serta UMKM Pheshel Lopes Leces.
Dini berharap produk pesantren dan UMKM tidak hanya beredar di pasar lokal. Melalui kegiatan tersebut, peluang pemasaran ke luar Probolinggo diharapkan semakin terbuka.
Legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur II itu juga berencana menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Pasuruan. Bahkan, konsep pameran tersebut diharapkan bisa dikembangkan hingga tingkat provinsi.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
