“Sebetulnya ini kami riset sudah cukup lama. Saya melihat kayaknya rumah hantu di Indonesia itu gitu-gitu saja,” ujar Oge.
Menurut dia, wahana tersebut tidak hanya menawarkan pengalaman menegangkan. Pengunjung juga diperkenalkan dengan cerita sejarah dan kisah misteri yang berkembang pada masa kolonial.
“Ini sebuah pengalaman di mana orang yang pengen berpetualang untuk penelusuran, itu bisa merasakan, dan ya kita bikin ini based on historical, ada sejarahnya,” katanya.
Deretan boneka menyeramkan menambah suasana horor di wahana Gudang Angker Lawang BNS Batu. (Foto: iNews Malang/Avirista Midaada)
Dari penelusuran timnya, Oge mengaku menemukan sejumlah petunjuk mengenai perjalanan Beatrix di Indonesia. Selain Batavia, perempuan tersebut disebut pernah singgah di sejumlah daerah, termasuk Malang dan Batu.
“Ada beberapa trace yang kita temukan, titik-titik yang pernah disinggahi dan kota-kota yang pernah disinggahi sama si Beatrix itu sendiri,” ujarnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
