MALANG, iNewsMalang.id - Lini belakang Arema FC masih menjadi pekerjaan rumah. Hingga pekan kesembilan Super League 2026-2027, Singo Edan tercatat sebagai tim paling banyak kebobolan. Dari sembilan pertandingan, gawang Arema sudah kebobolan 20 kali.
Catatan tersebut menjadi yang terburuk di antara 18 kontestan Super League musim ini. Terlebih, enam gol bersarang ke gawang Arema hanya dalam dua pertandingan terakhir.
Tiga gol pertama terjadi saat Arema menyerah 1-3 kepada Bali United di Stadion Kanjuruhan, Jumat (31/10/2026). Sepekan berselang, Singo Edan kembali kebobolan tiga gol ketika dihajar Madura United 0-3 di Pamekasan, Jumat (6/11/2026).
Persoalan pertahanan Arema tidak hanya terjadi saat bermain di kandang. Dari enam laga kandang, Singo Edan sudah kemasukan sembilan gol. Sementara dalam tiga pertandingan tandang, gawang mereka kebobolan 11 kali.
Pemain Arema FC berebut bola dengan Madura United saat Singo Edan takluk 0-3 di Pamekasan. (Foto: iNews Malang/@aremafcofficial)
Artinya, Arema rata-rata kebobolan 2,22 gol setiap pertandingan. Angka tersebut berbanding terbalik dengan produktivitas lini depan yang sebenarnya cukup menjanjikan.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
