Dalam sembilan pertandingan, Arema mampu mencetak 17 gol. Namun, produktivitas tersebut belum mampu mengimbangi rapuhnya pertahanan.
Pelatih caretaker Arema FC Andre Caldas Costa mengakui persoalan itu belum terselesaikan. Sejumlah perubahan sudah dilakukan, mulai komposisi pemain hingga sistem permainan.
Namun, hasilnya belum sesuai harapan. Arema masih kesulitan menghentikan serangan lawan, terutama dalam dua pertandingan terakhir.
“Saya pikir kita tidak bisa berhenti mencoba untuk mencari solusi,” kata Andre dikutip iNews Malang.
Pelatih asal Brasil itu menegaskan, evaluasi akan terus dilakukan. Dia masih mencari komposisi terbaik agar permainan Arema lebih seimbang, baik ketika menyerang maupun bertahan.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
