Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menko PMK Buka Suara soal Kebakaran Gunung Bromo: Belum Bisa Jalan, Tak Ada Awan
Advertisement . Scroll to see content

Menko PMK Harap Santri Tak Khawatir, Kemenag Batal Cabut Izin Operasional Pesantren Shiddiqiyyah

Senin, 11 Juli 2022 | 18:24 WIB
  • author Widya Michella Nur Syahid
Menko PMK Harap Santri Tak Khawatir, Kemenag Batal Cabut Izin Operasional Pesantren Shiddiqiyyah
Pencabutan izin operasioanl Ponpes Siddiqiyah dibatalkan, para santri mendapatkan kepastian statusnya (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsMalang.id -  Batal mencabut izin pesantren kini telah resmi disampaikan Menko PMK. Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah yang berada di Jombang, Jawa Timur dapat kembali beroperasi. . 

“Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah yang berada di Jombang, Jawa Timur dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala," kata Menko PMK Muhadjir Effendy yang saat ini ditugasi Presiden Joko Widodo sebagai Ad Interm Menteri Agama dalam keterangan resminya, Senin,(11/07/2022)

Muhadjir juga telah membatalkan rencana pencabutan izin operasional Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang.  Dengan begitu, Muhadjir berharap para santri tidak khawatir akan kepastian status yang tengah belajar di ponpes itu. 

“Saya sudah meminta pak Aqil Irham,  Plh Sekjen Kemenag, untuk membatalkan rencana pencabutan izin operasionalnya. Dengan demikian para orang tua santri mendapat kepastian status putra-putrinya yang sedang belajar di Ponpes tersebut.

Begitu juga para santri bisa belajar dengan tenang,” ujar dia. Sebelumnya, tindakan tegas sempat diambil Kemenag usai munculnya dugaan kasus pencabulan dan perundungan terhadap santri oleh salah satu pemimpinnya berinisial MSAT. 

"Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat,” ujar Waryono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (7/7/2022). iNews Malang


 

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut