Serem! Film Pengabdi Setan 2 Pilih Alat Musik Kuno dari Tulang Manusia Demi Kesan Horor

Lintang Tribuana
.
Minggu, 28 Agustus 2022 | 03:40 WIB
Penata musik Film Pengabdi Setan 2 memilih instrumen serem dari alat musik kuno dari tulang manusia (Foto: Lintang Tribuana)

JAKARTA, iNewsMalang.id - Sejak tayang di bioskop Tanah Air pada 4 Agustus 2022, film horor Pengabdi Setan 2: Communion menjadi perbincangan hangat. Satu fakta menarik pun terungkap tentang proses pembuatan musik di film tersebut untuk menghadirkan kesan horor. 

Sang penata musik, Aghi Narrotama mengaku melakukan riset untuk menciptakan musik-musik seram di film sekuel ini. Salah satu terobosannya adalah menggunakan kangling, alat musik kuno dari Tibet yang terbuat dari tulang manusia. 

"Saya riset instrumen. Ada satu instrumen sampling, alat musik kuno kangling dari Tibet, itu terbuat dari tulang manusia," kata Aghi dalam acara gathering pemain dan tim Pengabdi Setan 2: Communion, Sabtu (27/8/2022). 

Aghi kemudian menjelaskan kegunaan alat musik tersebut dalam peradaban kuno Tibet, yang dipercaya berkaitan dengan roh. Ia sekaligus mengungkapkan salah satu adegan di film yang menggunakan suara dari kangling itu. 

"Itu untuk conjure the spirits (menyulap roh-roh). Tapi mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Kami pakai banyak sekali suara-suara itu di film ini," katanya. 

"Salah satunya suara kamera pada saat di adegan hall, itu suara kangling. Selain jadi representasi visual ada kamera ,tapi juga ada representasi spirits (roh-roh) yang dikumpulkan," ucapnya. 

Film Pengabdi Setan 2: Communion ini merupakan sekuel dari film berjudul serupa yang rilis pada 2017. Film Pengabdi Setan kala itu berhasil menjadi film Indonesia terlaris dengan perolehan lebih dari 4 juta penonton. 

Pengabdi Setan 2: Communion masih dibintangi oleh artis sebelumnya seperti Tara Basro, Endy Arfian, dan Bront Palarae. Diramaikan juga dengan deretan artis yang baru bergabung, yakni Ratu Felisha, Jourdy Pranata, Muzakki Ramdhan, Fatih Unru, dan masih banyak lagi.

iNews Malang

 

Editor : Arif Handono
Bagikan Artikel Ini