Menko Marves Luhut Sebut Bukan Orang Jawa Jangan Memaksakan Diri Jadi Presiden

Faiq Hidayat
.
Jum'at, 23 September 2022 | 16:53 WIB
Menko Marinves Luhut Bisar Pandjaitan mengingatkan untuk orang luar Jawa agar tak memaksakan diri menjadi capres di Indonesia. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Dari 7 Presiden Republik Indonesia, hanya BJ Habibie kepala negara yang bukan dari Pulau Jawa atau orang Jawa. Sedangkan 6 presiden yakni Soekarno, Soeharto, Megawati, Gus Dur, SBY dan Jokowi berdarah Jawa.

Hal itulah yang membuat Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut jika bukan orang Jawa, jangan memaksa untuk menjadi Presiden. 

Awalnya, Luhut mengatakan bahwa tidak harus menjadi Presiden untuk mengabdi kepada negara. 

"Harus tahu diri juga lah, kalau kau bukan orang Jawa jangan terus, ini anu ini antropologi, kalau anda bukan orang Jawa, pemilihan langsung hari ini. Saya nggak tahu 25 tahun lagi, udah lupain deh, nggak usah kita memaksakan diri kita, sakit hati, yang bikin sakit hati kita kan kita sendiri," tutur Luhut dalam podcast bersama Rocky Gerung, dikutip Jumat (23/9/2022). 

Rocky juga menanggapi statemen Luhut soal hal tersebut. Menurutnya, apa yang disampaikan Luhut benar secara ilmu antropologi. 

"Iya kalau mereka nggak baca, iya saya ingetin ada orang yang nggak baca, bahwa antropologi kita itu basisnya adalah etnis civil, dan faktualitas itu yang kadang kala membatalkan ambisi orang untuk jadi Presiden," ujar Rocky Gerung. 

Luhut juga mengaku dari kelompok minoritas. Dia juga merasa sudah cukup berada di pemerintahan. 

"Termasuk saya, double minoritas, sudah Batak Kristen lagi," kata Luhut. 

Editor : Sazili Mustofa
Bagikan Artikel Ini