Wali Kota Malang Pastikan Keamanan Jemaah Haji ASN Malang di Tengah Isu Global
KOTA MALANG, iNews.ID - Sebanyak 38 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang resmi dilepas sebagai jemaah calon haji (JCH) menuju Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara simbolis di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang, Senin (20/4/2026).
Wahyu menyebut para ASN tersebut sebagai sosok terpilih yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Dia menilai keberangkatan ini menjadi bentuk keseimbangan antara profesionalitas kerja dan kedalaman spiritual.
“Tentu saya ikut berbangga, ASN Kota Malang tidak hanya bekerja secara profesional dalam pelayanan publik, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan spiritualitas dan integritas moral,” ucapnya.
Ia menegaskan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan proses pembentukan karakter. Menurut dia, rangkaian ibadah di Tanah Suci akan melatih kesabaran, keikhlasan, serta memperkuat nilai-nilai sosial para jemaah.
Wahyu juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama menjalankan ibadah. Para jemaah diminta disiplin, tertib, dan saling membantu agar tetap membawa nama baik Kota Malang. Selain itu, seluruh ibadah diharapkan dilandasi niat tulus karena Allah SWT.
Dia turut menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik di tengah padatnya aktivitas dan perbedaan cuaca di Arab Saudi. “Patuhi arahan petugas, atur energi, dan jangan memaksakan diri,” pesannya.
Terkait situasi global, Wahyu mengakui adanya dinamika di kawasan Timur Tengah. Namun, ia memastikan pemerintah terus memberikan perlindungan dan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia. Dia mengajak para jemaah untuk tetap tenang dan fokus menjalankan ibadah.
Sepulang dari Tanah Suci, para ASN diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat. Sikap jujur, sabar, dan amanah dinilai penting untuk memperkuat kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji sejalan dengan visi Kota Malang “Menuju Malang Mbois dan Berkelas”, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Editor : Ryan Haryanto