Pengamanan Stadion Kanjuruhan Diperluas, 54 Suporter Bawa Miras Ditangkap
MALANG, iNews.id – Polres Malang memperketat sistem pengamanan setiap laga kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Skema pengamanan kini diperluas hingga ring 3 dan 4 sebagai bagian dari langkah berkelanjutan menjaga keamanan pertandingan.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menyatakan, perluasan pengamanan tidak lagi terbatas di area inti stadion.
“Kami memperluas perimeternya sampai ke ring 3 dan 4, skema ini akan terus dilakukan atau berkelanjutan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Area ring terluar mencakup sejumlah titik akses utama menuju stadion, seperti simpang Yonzipur/5 di Jalan Panji menuju Jalan Trunojoyo serta simpang Kedung Pedaringan. Lokasi tersebut menjadi jalur masuk utama bagi suporter.
Pola pengamanan ini sudah diterapkan saat pertandingan Arema FC menghadapi Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (18/4/2026). Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan badan, kendaraan, hingga barang bawaan penonton.
Dari hasil penyisiran, polisi mengamankan 54 suporter yang kedapatan membawa minuman beralkohol. Total barang bukti yang disita mencapai 33 botol. Para suporter yang terjaring berasal dari berbagai daerah, yakni Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar.
Kapolres menegaskan, penguatan pengamanan ini ditujukan untuk memastikan setiap pertandingan berjalan aman dan tertib. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi laga besar Derbi Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang masih dalam tahap kajian perizinan.
“Apa yang kami laksanakan adalah bagian dari skema itu. Boleh dikatakan sebagai gladi bersih untuk menguji kesiapan,” ucapnya.
Dia berharap, penerapan pola pengamanan tersebut mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Editor : Ryan Haryanto