Sasar Pelajar, Polresta Malang Kota Gencarkan Edukasi Kejahatan Digital
MALANG, iNews.ID - Polresta Malang Kota memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menyasar kalangan pelajar. Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, polisi memberikan edukasi langsung tentang risiko kejahatan siber yang kian marak.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dia menyoroti pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membuka peluang terjadinya berbagai tindak kejahatan di ruang siber.
Menurutnya, kejahatan siber mencakup beragam modus. Mulai dari penipuan online, peretasan akun, penyebaran konten ilegal, hingga judi online yang kini banyak menyasar generasi muda.
Pelaku kerap memanfaatkan kelengahan korban melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan untuk memperoleh data pribadi atau keuntungan finansial.
“Dampaknya tidak hanya kerugian materiil, tetapi juga trauma psikologis bagi korban,” ujar AKP Aji, Senin (20/4/26).
Dia menegaskan, pelaku kejahatan siber dapat dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman yang berat. Karena itu, pelajar diminta lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan menghindari aktivitas ilegal di dunia maya.
Terkait maraknya judi online, AKP Aji menyebut penanganannya melibatkan banyak pihak. Upaya pemblokiran terus dilakukan, namun pelaku kerap membuat situs baru dalam waktu singkat. Kondisi ini membuat peran masyarakat, termasuk pelajar, menjadi penting untuk tidak mengakses maupun terlibat.
“Edukasi dan kesadaran menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebarannya,” ungkap AKP Aji.
Melalui kegiatan ini, kepolisian ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini sekaligus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Dia berharap siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman hukum yang baik serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Editor : Ryan Haryanto