get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengangguran Pemuda di Kota Pasuruan Masih Tinggi, Program Dinilai Belum Efektif

Disnaker Kota Batu Latih 120 Pencari Kerja, Fokus Digital Marketing AI dan Barista

Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB
header img
Kepala Disnaker Kota Batu, MD Forkan. (Foto: iNews Malang/Dok.)

KOTA BATU, iNewsMalang.id - Pemerintah Kota Batu mengalokasikan anggaran Rp1,1 miliar untuk program peningkatan kompetensi tenaga kerja pada 2026. Dana tersebut disiapkan sebagai upaya menekan angka pengangguran yang mengalami kenaikan dalam setahun terakhir.

Program itu dijalankan melalui Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Kota Batu dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Sebanyak 120 pencari kerja bakal mendapat pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan peluang usaha.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pengangguran di Kota Batu pada 2025 mencapai 5.024 orang. Angka tersebut meningkat dibanding 2024 yang tercatat 4.667 orang.

Kepala Disnaker Kota Batu, MD Forkan, mengatakan pelatihan dirancang mengikuti perkembangan kebutuhan dunia kerja saat ini. Pemerintah daerah ingin pencari kerja memiliki kemampuan yang relevan dan mudah terserap pasar.

“Anggaran Rp1,1 miliar ini kami gunakan untuk meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran,” ujar MD Forkan, Selasa (12/5/2026).

Disnaker membagi program tersebut dalam empat jenis pelatihan dengan masing-masing kuota 30 peserta. Pelatihan itu meliputi digital marketing berbasis artificial intelligence (AI), keselamatan dan kesehatan kerja (K3), commercial make up, serta barista.

Menurut Forkan, pemilihan bidang pelatihan mempertimbangkan kebutuhan pasar kerja di Malang Raya. Selain peluang kerja yang cukup besar, beberapa bidang juga dinilai memiliki prospek usaha mandiri.

Pelatihan digital marketing berbasis AI diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan. Sementara sertifikasi K3 dibutuhkan sektor industri dan konstruksi.

Adapun pelatihan commercial make up diproyeksikan menopang sektor kecantikan dan industri kreatif. Sedangkan kelas barista disiapkan untuk menjawab pertumbuhan usaha kafe dan kedai kopi di Kota Batu.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Kerja Disnaker Kota Batu, Hartini, menjelaskan program tersebut diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kota Batu yang belum bekerja. Peserta juga wajib terdaftar sebagai pencari kerja dan memiliki kartu AK-1 atau kartu kuning.

“Kami menyiapkan daftar tunggu jika pendaftar melebihi kuota. Penambahan kelas pelatihan juga bisa diusulkan pada tahap berikutnya,” jelas Hartini.

Disnaker Kota Batu akan menyesuaikan materi pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Pemkot berharap peserta memiliki sertifikasi dan keterampilan yang bisa meningkatkan daya saing di sektor digital dan pariwisata.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut