get app
inews
Aa Text
Read Next : Masih Ingat Chris John? Sang Legenda Tinju Dunia Temui Wali Kota Malang, Ini yang Dibahas!

Nobar Piala Dunia 2026 Diyakini Dongkrak Omzet UMKM di Kota Malang

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:25 WIB
header img
Nobar Piala Dunia 2026. (Foto: iNews Malang/Afifuddin M)

MALANG, iNewsMalang.id – Demam Piala Dunia 2026 tak hanya menyedot perhatian pencinta sepak bola. Pemerintah Kota atau Pemkot Malang melihat turnamen tersebut sebagai peluang menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, maraknya kegiatan nonton bareng (nobar) di kafe, warung, hingga ruang publik berpotensi meningkatkan omzet pelaku usaha. Ramainya pengunjung selama pertandingan berlangsung dinilai dapat memicu perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

“Kalau dari aspek ekonomi, pelaku UMKM mendapat kesempatan meningkatkan pendapatan lewat nobar,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Wahyu, Piala Dunia tidak sekadar menjadi tontonan. Ajang olahraga empat tahunan itu juga bisa dimanfaatkan sebagai momentum mendorong aktivitas ekonomi daerah.

Pelaksanaan nobar di Kota Malang, lanjut dia, tetap mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri. Selain berdampak pada ekonomi, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kebersamaan warga dan menumbuhkan sportivitas.

Pemkot Malang sendiri telah menggelar nobar Piala Dunia pada Senin (15/6-2026) lalu. Untuk menambah semarak turnamen, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang juga diminta mengenakan jersey sepak bola setiap Jumat selama Piala Dunia berlangsung.

Wahyu optimistis tingginya antusiasme masyarakat akan memberi dampak langsung bagi pelaku usaha.

“Gerak roda ekonomi pelaku UMKM akan berputar karena antusiasme konsumen,” kata orang nomor satu di Kota Malang itu.

Meski mendukung berbagai kegiatan nobar, Pemkot Malang mengingatkan agar penyelenggara tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.

Pemilik usaha diminta berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan selama acara berlangsung.

“Koordinasikan dengan aparat terkait agar suasana hiburan ini tidak mengganggu masyarakat lain,” pungka Wahyu.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut