Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Arema FC Paling Ganas di Depan Gawang, 8 Gol Belum Cukup Tembus Papan Atas
Advertisement . Scroll to see content

Hanif Sjahbandi Tinggalkan Persija, Rumor Kepulangan ke Arema FC Kian Menguat

Senin, 29 Juni 2026 | 20:53 WIB
  • author Ryan H
Hanif Sjahbandi Tinggalkan Persija, Rumor Kepulangan ke Arema FC Kian Menguat
Hanif Sjahbandi diisukan kembali ke Arema. Aremania siap menerima sang mantan jahat lagi? (Foto: iNews Malang/@hanifsjahbandi)

MALANG, iNewsMalang – Rumor bursa transfer Liga Indonesia kembali memanas jelang bergulirnya Super League 2026–2027. Salah satu kabar paling menyengat datang dari Bumi Arema. Sang “mantan jahat” yang kerap bikin Aremania meradang, Hanif Sjahbandi, santer dikabarkan bakal segera comeback ke pelukan Singo Edan.

Sinyal CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) ini menguat setelah gelandang asal Bandung tersebut dipastikan meninggalkan Persija Jakarta di akhir musim Super League 2025–2026. Alih-alih merapat ke klub lain, pemain berusia 29 tahun itu disebut-sebut sedang menjalin negosiasi intensif dengan manajemen Arema.

Romansa Lima Musim dan Jodoh di Kandang Singa

Bagi Aremania, nama Hanif Sjahbandi jelas bukan sosok asing. Arema-lah yang membesarkan namanya di kancah sepak bola nasional saat didatangkan dari Persiba Balikpapan pada Liga 1 2017 silam. Kala itu, Hanif masih berusia 20 tahun dan berstatus wonderkid.

Selama lima musim berturut-turut, Hanif setia berseragam dengan logo singa mengepal di dada. Malang bahkan sudah seperti rumah kedua baginya. Di kota ini pula, Hanif menemukan belahan jiwanya dan menikahi salah seorang staf Kandang Singa sebutan akrab kantor Arema.

Catatan Emas Hanif di Arema (2017–2022):

  • Penampilan: 84 pertandingan (5.465 menit bermain)
  • Kontribusi: 5 gol dan 1 assist
  • Prestasi: Dua kali mengangkat trofi juara Piala Presiden (2017 dan 2019)

Gelar 'Mantan Jahat' yang Rajin Menyakiti

Namun, romansa indah itu sempat berubah menjadi “horor” ketika Hanif memutuskan hijrah ke Ibu Kota untuk memperkuat Persija Jakarta. Di klub berjuluk Macan Kemayoran itulah, Hanif mendapat julukan “mantan jahat” dari suporter Arema. Bagaimana tidak, Hanif justru sangat rajin menyakiti mantan tim yang telah membesarkannya.

Sepanjang membela Persija, Hanif tercatat tujuh kali bertemu Arema (enam kali di liga, satu kali di Piala Presiden 2024). Rekornya pun mentereng: tiga kali menang, dua kali imbang, dan hanya dua kali kalah.

Lebih dari sekadar rekor kemenangan, label “jahat” itu melekat karena Hanif sangat hobi membobol gawang Singo Edan. Total, ia telah menggelontorkan lima gol ke gawang Arema, dengan rincian tiga gol dan satu assist di kompetisi liga, serta satu gol tambahan di ajang Piala Presiden 2024 lalu. Setiap kali bertemu Arema, Hanif hampir selalu menjadi mimpi buruk.

Menanti Reuni dengan Para Jenderal Senior

Kini, setelah kontraknya di Persija Jakarta dipastikan tidak diperpanjang, plot twist terbesar di bursa transfer musim ini berpotensi terjadi. Sang mantan yang hobi menyakiti justru selangkah lagi pulang ke rumah lama.

Jika negosiasi berjalan mulus, Hanif dipastikan akan kembali bahu-membahu dengan para jenderal senior Arema yang masih setia bertahan, seperti Johan Ahmat Farizi dan Dendi Santoso. Kehadiran Hanif tentu akan menjadi suntikan modal berharga bagi lini tengah Singo Edan untuk mengarungi ketatnya Super League 2026–2027.

Akankah Aremania kembali membuka hati untuk sang “mantan jahat”? Menarik untuk ditunggu kelanjutan drama transfer ini.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut