Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bobol Rumah Tetangga, Pemuda di Malang Curi Perhiasan Emas
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Laptop SDN 1 Mangliawan Malang Raib, Polisi Amankan Empat Terduga Pelaku

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:23 WIB
  • author Taufik Hidayat
Tiga Laptop SDN 1 Mangliawan Malang Raib, Polisi Amankan Empat Terduga Pelaku
Ilustrasi pencurian laptop. (Foto: iNews Malang/AI)

MALANG, iNewsMalang.id - Kasus pencurian tiga laptop di SDN 1 Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, mulai terungkap. Polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat. Dua di antaranya masih di bawah umur.

Keempat terduga pelaku berinisial TG, MR, AF, dan MG. Semuanya berasal dari Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Akibat pencurian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp6 juta.

Kapolsek Pakis AKP Bambang Subinajar mengatakan, keempatnya diamankan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Penangkapan melibatkan Unit Reskrim Polsek Pakis, Satreskrim Polres Malang, dan Resmob Polresta Malang Kota.

“Setelah menerima laporan, anggota melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut,” kata Bambang, Senin (19/10/2026).

Kasus itu bermula ketika pihak sekolah mengetahui tiga laptop di laboratorium komputer lantai dua hilang pada 22 September 2026. Perangkat bermerek Asus, HP, dan Acer tersebut sebelumnya berada di atas meja siswa.

Namun, pihak sekolah baru melaporkan kehilangan itu kepada polisi pada 16 Oktober 2026.

Dari hasil penyelidikan sementara, para terduga pelaku diduga masuk dengan memanjat pagar sekolah. Mereka kemudian menyusup melalui jendela sebelum menuju laboratorium komputer di lantai dua.

Setelah mengambil tiga laptop, mereka diduga keluar melalui jalur yang sama. Polisi juga menemukan laci meja perpustakaan dalam kondisi berantakan.

Selain mengamankan empat terduga pelaku, polisi menyita sepeda motor Honda Scoopy abu-abu bernomor polisi N 3563 ABE. Kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan aksi pencurian.

Meski demikian, polisi belum merinci peran masing-masing terduga pelaku. Penyidik masih mencocokkan keterangan mereka dengan barang bukti yang ditemukan.

“Kami masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta rangkaian kejadian dalam perkara ini,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang mengingatkan sekolah agar lebih memperhatikan keamanan ruang penyimpanan barang elektronik. Pemeriksaan pagar, pintu, dan jendela perlu dilakukan secara berkala.

Polisi juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya tindak pidana.

“Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat sesuai prosedur hukum,” katanya.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut