Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolres Malang Temui Warga Sukolilo, Ajak Selesaikan Persoalan Lewat Musyawarah
Advertisement . Scroll to see content

Kabupaten Malang Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polres Malang Pastikan Peralatan Siap

Jum'at, 06 November 2026 | 05:35 WIB
  • author Taufik Hidayat
Kabupaten Malang Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polres Malang Pastikan Peralatan Siap
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengecek kesiapan peralatan penanganan bencana. (Foto: iNews Malang/Istimewa)

MALANG, iNewsMalang.id - Ancaman bencana hidrometeorologi mulai diantisipasi di Kabupaten Malang. Polres Malang bersama pemerintah daerah menyiagakan personel dan peralatan untuk menghadapi potensi banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung selama musim hujan.

Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan tanggap bencana hidrometeorologi di halaman Mapolres Malang, Kecamatan Kepanjen, Kamis (5/11/2026) sore.

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri memimpin langsung apel tersebut. Hadir pula Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib bersama unsur TNI, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PMI, dan sejumlah relawan.


Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi. (Foto: iNews Malang/Istmewa)

Rulian mengatakan, seluruh unsur harus siap bergerak ketika bencana terjadi. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan tidak tumpang tindih.

“Apel ini menjadi bukti kesiapan kami melindungi masyarakat dari ancaman bencana,” tegasnya.

Menurut dia, kesiapan tidak cukup hanya dari jumlah personel. Seluruh peralatan pendukung juga harus dipastikan berfungsi dengan baik. Mulai kendaraan operasional, perahu karet, gergaji mesin, tenda darurat, perangkat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi.

“Semua unsur harus satu komando dan satu langkah dalam penanganan bencana,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib mengingatkan tingginya potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Malang. Kondisi geografis dan meningkatnya intensitas hujan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini. Terutama untuk mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana.

“Ancaman bencana hidrometeorologi di Kabupaten Malang harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Lathifah memastikan Pemkab Malang siap bekerja sama dengan TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. Baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan darurat ketika bencana terjadi.

Namun, dia mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab petugas. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko bencana.

Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai, serta mewaspadai perubahan cuaca. Jika menemukan tanda-tanda potensi bencana, masyarakat diimbau segera melapor kepada petugas.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Mari jaga lingkungan dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca,” pesannya.

Melalui apel tersebut, Polres Malang dan Pemkab Malang memperkuat koordinasi menghadapi musim hujan. Kesiapan personel dan peralatan diharapkan mempercepat penanganan apabila bencana hidrometeorologi terjadi di Kabupaten Malang.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut