MALANG, iNewsMalang.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Malang mulai menggarap proyek besar penyediaan air bersih senilai Rp250 miliar. Program yang dijalankan melalui Perumda Tirta Kanjuruhan ini difokuskan untuk mengatasi krisis air yang lama terjadi di wilayah selatan.
Pembangunan jaringan air tersebut menyasar empat kecamatan, yakni Bantur, Pagak, Donomulyo, dan Kalipare. Selama ini, kawasan tersebut kerap mengalami kekurangan air, terutama saat musim kemarau.
Proyek ini tak biasa. Pemkab Malang menggandeng tenaga ahli serta teknologi dari Jerman untuk mengatasi kendala teknis di lapangan. Jalur pipa harus melintasi kawasan pegunungan kapur dengan elevasi mencapai 600 meter di atas permukaan laut.
“Kondisi geologis yang keras dan berbatu ini butuh rekayasa presisi agar distribusi air aman dan efisien,” jelas Bupati Malang HM Sanusi, Kamis (30/4/2026).
Selain faktor medan, proyek ini juga ditargetkan mampu memperluas layanan air bersih ke masyarakat. Pemkab menyiapkan sekitar 23 ribu sambungan rumah (SR) baru agar akses air bersih lebih merata.
“Pembangunan ini menargetkan 23.000 sambungan rumah baru agar akses air bersih warga lebih terjamin,” tambah Sanusi.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan H. Syamsul Hadi menyebut proyek tersebut sebagai solusi jangka panjang yang telah lama ditunggu warga. Menurut dia, tantangan geografis di wilayah selatan memang tidak ringan.
“Kami sadar wilayah selatan Kabupaten Malang memiliki medan berat, terutama pegunungan kapur yang curam dan keras,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya memilih menggunakan teknologi dan keahlian dari luar negeri agar pembangunan berjalan sesuai standar tinggi. Ia memastikan konstruksi pipa dirancang kuat dan tahan lama.
Syamsul menegaskan, target utama proyek ini adalah mengakhiri persoalan kekeringan yang selama ini membebani masyarakat di empat kecamatan tersebut.
“Dengan 23.000 sambungan rumah baru ini, kami berharap kualitas hidup warga meningkat dan akses air bersih merata,” tandasnya.
Manajemen Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan proyek ini rampung tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan warga Kabupaten Malang.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
