MUI Kota Probolinggo Siapkan Lima Jurnal Ilmiah, Pengelola Digembleng di UNUJA

Ryan Haryanto
Akademisi dan peneliti mengikuti workshop tata kelola jurnal ilmiah di Paiton. (Foto: Istimewa)

MALANG, iNewsMalang – MUI Kota Probolinggo mulai mematangkan rencana penerbitan jurnal ilmiah. Untuk menyiapkan sumber daya pengelolanya, Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Kota Probolinggo menggandeng Universitas Nurul Jadid (UNUJA) menggelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Bereputasi pada 12–14 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus UNUJA, Paiton, Kabupaten Probolinggo, itu diikuti pengurus Komisi Penelitian dan Pengkajian serta Komisi Komunikasi dan Informasi MUI Kota Probolinggo.

Peserta berasal dari kalangan akademisi, dosen, peneliti, hingga pegiat literasi dan publikasi ilmiah dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.

Workshop tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan pengelola jurnal agar mampu menerapkan tata kelola yang profesional, transparan, dan sesuai standar publikasi ilmiah nasional maupun internasional.

Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Kota Probolinggo Dr KH Hefny menyebut jurnal ilmiah memiliki peran penting dalam menyebarluaskan hasil riset kepada masyarakat akademik. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara serius dan profesional.

“Jurnal ilmiah merupakan instrumen penting dalam diseminasi hasil penelitian. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar mampu menghasilkan publikasi yang kredibel, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemaslahatan umat,” ujarnya.

Selama tiga hari, peserta mendapat materi tentang pengelolaan jurnal berbasis Open Journal System (OJS), manajemen editorial, proses peer review, etika publikasi ilmiah, strategi peningkatan akreditasi, hingga indeksasi jurnal di tingkat nasional dan internasional.

Tak hanya menerima materi di kelas, peserta juga mengikuti sesi praktik dan pendampingan teknis terkait pengelolaan jurnal. Salah satu pemateri yang hadir adalah Wakil Rektor III UNUJA Prof Hasan Baharun yang berpengalaman mengelola jurnal terakreditasi nasional dan terindeks internasional.

Menurut Hasan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga keagamaan menjadi langkah penting untuk memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah di Indonesia. Sinergi tersebut dinilai dapat memperluas ruang kolaborasi sekaligus meningkatkan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan.

Di sisi lain, MUI Kota Probolinggo juga tengah mempersiapkan layanan penerbitan jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan akademik maupun masyarakat.

Sedikitnya lima jurnal sedang disiapkan untuk diterbitkan. Masing-masing yakni Journal of Religion and Social Dynamics, Journal of Applied Mechanical System and Manufacturing, Journal of Education and Culture, Journal of Advanced Intelligent System, serta Journal of Social Transformation and Community Service.

Melalui langkah tersebut, MUI Kota Probolinggo berharap dapat melahirkan pengelola jurnal yang lebih profesional sekaligus memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan akademik maupun masyarakat.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network