Ekspansi ke Malang Raya dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memberi alternatif pengiriman barang bagi masyarakat.
Pengembangan layanan di Malang Raya juga dibarengi perubahan sistem distribusi. Evaluasi pelaksanaan di Gerbangkertosusila menunjukkan skema pool to pool, yang mengharuskan penerima mengambil paket di terminal tujuan, masih menyisakan kendala dari sisi kemudahan layanan.
Karena itu, Dishub Jatim akan menerapkan pola point to point di Malang Raya. Paket yang diserahkan di terminal nantinya akan diantar hingga alamat penerima melalui layanan kurir sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke terminal untuk mengambil barang.
Untuk mendukung skema tersebut, Dishub Jatim masih mematangkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan jasa pengiriman berbasis aplikasi serta PT Pos Indonesia. Kolaborasi itu disiapkan untuk menyediakan tenaga kurir yang mengantarkan paket ke tujuan akhir.
Cito menegaskan, layanan Tradisi dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat, termasuk yang tidak menggunakan bus TransJatim sebagai moda transportasi.
“Masyarakat tetap bisa memanfaatkan layanan Tradisi untuk mengirim barang meski tidak naik bus TransJatim,” jelasnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
