“Mereka berpengalaman dan pernah bermain di klub-klub besar. Seperti yang selalu saya katakan, jika pemain berkualitas datang, yang diuntungkan adalah Arema. Saya yakin musim ini kami akan jauh lebih siap dibanding musim lalu,” ujar Maia.
Pemain berusia 34 tahun itu menilai kehadiran wajah-wajah baru tidak akan mengganggu keseimbangan tim. Sebaliknya, mereka datang untuk melengkapi fondasi yang sudah dibangun sejak musim lalu.
Persaingan memperebutkan tempat di tim utama pun dipastikan semakin ketat. Maia meyakini situasi tersebut akan berdampak positif karena setiap pemain dituntut menjaga performa terbaiknya sepanjang musim.
Bagi Singo Edan, Piala Presiden bukan sekadar turnamen pemanasan. Ajang tersebut menjadi ruang evaluasi terakhir sebelum mengarungi Super League 2026-2027 dengan target finis lebih baik daripada musim sebelumnya.
“Kami masih memiliki banyak pemain yang bertahan dari musim sebelumnya. Hal itu memudahkan para pemain dan pelatih. Pemain-pemain baru datang untuk menambah kualitas tim,” pungkasnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
