Ia menambahkan, Caldera Restaurant dirancang khusus agar pengunjung dapat bersantap sembari menikmati panorama malam khas Bromo yang tenang.
Kombinasi Alam, Seni, dan Budaya
Berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut, ARTOTEL Cabin Bromo mengusung 30 unit kabin berdesain minimalis yang menyatu dengan lanskap alam.
Selain fasilitas restoran dan ruang terbuka hijau, properti ini juga aktif menghadirkan aktivitas berbasis budaya lokal sebagai komitmen mendukung pariwisata berkelanjutan di kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS).
Inovasi kuliner seperti The Late Shift membuktikan bahwa geliat industri hospitality di Bromo semakin dewasa dan adaptif.
Ke depan, langkah-langkah kreatif seperti ini diperkirakan akan terus bermunculan, menjadikan Bromo bukan hanya destinasi singgah sebentar, melainkan kawasan wisata malam yang hidup dan berkesan.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
