“Karena itu efeknya tidak pendek, tapi terkait kualitasnya seperti kecerdasan dan pintu masuk metabolik lainnya. Jadi kita melakukan pencegahan mulai dari ibu hamil, melahirkan, dan seterusnya. Upaya promotif dan preventif yang kita majukan,” jelasnya.
Menurutnya, Penmas tahun ini merupakan tindak lanjut dari program yang telah dijalankan tahun sebelumnya. Berbagai persoalan kesehatan yang telah dipetakan akan terus didampingi secara berkelanjutan.
“Kemudian ini memang salah satu target kita, karena masalah kesehatan jadi konsern kita. Jadi ini melanjutkan apa yang sudah kita lakukan tahun lalu,” terangnya.
Meski mayoritas peserta merupakan mahasiswa semester dua, mereka tetap dibekali kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Sementara konsep dan materi kegiatan telah disiapkan oleh fakultas sehingga mahasiswa tinggal menjalankan program di lapangan.
“Jadi melanjutkan tahun lalu, apa yang diperlukan maka mereka jadi pelaksananya,” pungkasnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
