Menurut Rinda, anak yang selama ini dikenal penurut, berprestasi, dan memiliki perilaku baik belum tentu siap mengambil keputusan secara mandiri.
Sebab, memasuki usia dewasa bukan sekadar persoalan bertambahnya umur. Perempuan juga menghadapi perubahan emosi, ketertarikan terhadap lawan jenis, hingga keinginan untuk dicintai dan diterima.
Rinda menilai pendidikan, nilai agama, dan nasihat orang tua memang menjadi bekal penting. Namun, bekal tersebut perlu disertai kemampuan memahami diri sendiri dan mempertimbangkan konsekuensi setiap tindakan.
“Ketika anak mulai memiliki kehendaknya sendiri, persoalannya ternyata jauh lebih rumit,” ujarnya.
Karena itu, melalui buku Untuk Perempuan 17 Tahun ke Atas, Rinda ingin mengajak pembaca membangun kesadaran sebelum mengambil keputusan penting dalam kehidupan.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
