Manik membagikan konsep 4K kepada para juniornya. Yakni, komunikasi, kepercayaan, komitmen, dan kolaborasi. Keempatnya dinilai menjadi dasar dalam membangun hubungan yang bermanfaat.
“Komunikasi membuka pintu relasi. Kepercayaan membuat orang menghargai kita. Komitmen membuktikan bahwa kita bisa diandalkan. Sementara kolaborasi membuka peluang untuk tumbuh dan berkembang bersama,” jelasnya.
Anggota Kakang Ayu Probolinggo menyampaikan pendapat dalam forum Tor Catoran lintas angkatan. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)
Menurut Manik, menjadi Kakang Ayu bukan hanya soal penampilan atau kemampuan berbicara di depan publik. Anggota juga harus memiliki wawasan, karakter, dan kemampuan menjalin hubungan dengan berbagai kalangan.
Pengalaman itu pula yang dirasakannya hingga kini menjalankan profesi sebagai notaris. Relasi dan kemampuan berkomunikasi yang dibangun selama menjadi duta wisata tetap berguna dalam pekerjaannya.
“Prestasi membuat kalian dikenal, tetapi karakter dan relasi yang baik membuat kalian dihargai dan dikenang,” pesannya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
