Selain membongkar tumpukan sampah, petugas melakukan pembasahan di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain.
Pembasahan terutama dilakukan menjelang sore dan malam hari. Area yang berpotensi menjadi jalur perambatan api lebih dulu dibasahi sebelum petugas melanjutkan pembongkaran.
“Setiap sore dan malam menjelang pembongkaran kami blokir dengan pembasahan, sehingga tidak mungkin lari,” jelasnya.
Prayitno memperkirakan seluruh proses pemadaman di TPA Supit Urang bisa diselesaikan dalam 10 hari ke depan. Namun, petugas masih harus memastikan tidak ada bara yang tertinggal di bawah timbunan sampah.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Menurut dia, tim gabungan telah memperhitungkan risiko longsor saat melakukan pengerukan. Sebab, tumpukan sampah berpotensi bergeser ketika dibongkar menggunakan alat berat.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
