Temuan Saluran Air Kuno Bahan Tembikar di Proyek MRT Perkiraan Dari Abad 18, Arkeolog: Ini Krusial

Muhammad Refi Sandi
.
Rabu, 21 September 2022 | 10:13 WIB
Penemuan saluran air kuno di proyek MRT diperkirakan dari abad 18, berbahan tembikar (Foto: MPI)

JAKARTA, iNewsMalang.id - Ditemukan saluran air kuno di lokasi Proyek MRT CP203 Glodok-Kota. Saluran air berbahan terakota (tembikar) itu ternyata dibangun pada abad ke-18 dan memiliki panjang 400 meter.

Arkeolog senior Prof Junus Satrio Atmodjo, di lokasi proyek MRT, Glodok, Jakarta Barat, mengungkapkan saluran kuno itu tidak ditemukan di tempat lain, Selasa (20/9/2022), "Ini adalah salah satu yang krusial, kita menemukan satu struktur sepanjang 400 meter dan itu dari abad 18 yang tidak ditemukan di tempat mana pun juga di kota lain di Indonesia," ujarnya

Junus menyebut pihak MRT memberikan keleluasaan kepadanya untuk menghimpun data sebanyak mungkin. Dia juga melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Benda bersejarah atau artefak itu akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) yang memiliki kewenangan.
 

Editor : Arif Handono
Bagikan Artikel Ini