Usai Tolak MBG, Profil Ketua DPRD Kota Malang Banyak Dicari
MALANG, iNewsMalang.id – Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jumat (19/6/2026), memunculkan satu pernyataan yang langsung menyedot perhatian. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita secara terbuka menyatakan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan itu disampaikan saat Amithya menemui massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah Brawijaya (Amarah Brawijaya). Mereka menggelar aksi bertajuk Indonesia Gawat Darurat (IGD) dengan membawa sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum tiba di kawasan DPRD dan Balai Kota Malang, massa lebih dulu melakukan long march dari Universitas Brawijaya. Di lokasi aksi, mahasiswa kemudian berdialog dengan pimpinan serta anggota DPRD Kota Malang dari berbagai fraksi.
Dalam dialog itu, Amithya mengaku memahami keresahan yang disampaikan mahasiswa. Dia juga meminta maaf atas sejumlah program pemerintah yang dinilai belum berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Kami bersama para mahasiswa, kami sampaikan kami menolak MBG,” ujarnya di hadapan massa aksi beberapa waktu lalu.
Ucapan tersebut sontak menjadi sorotan. Sebab, pernyataan itu datang langsung dari pimpinan DPRD di tengah derasnya kritik terhadap program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.
Pernah Menjadi Guru SD
Di balik posisinya sebagai Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengawali karier dari dunia pendidikan. Lulusan Sastra Inggris Universitas Negeri Malang (UM) itu pernah mengajar di sebuah sekolah dasar di Kota Malang.
Pengalaman mengajar dijalaninya sekitar setahun sebelum memutuskan berkiprah di bidang lain. Masa tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kariernya.
Pendidikan sarjana ditempuh di UM dan diselesaikan dalam waktu sekitar tiga setengah tahun. Dari lingkungan kampus, kemampuan komunikasi dan pemahamannya terhadap persoalan sosial mulai terasah.
Mengawali Karier Politik dari Senayan
Amithya mulai mengenal lebih dekat dunia politik pada 2012. Saat itu dia bekerja sebagai tenaga ahli anggota DPR RI di Jakarta.
Pengalaman tersebut membuatnya bersentuhan langsung dengan aktivitas legislatif dan proses penyusunan kebijakan. Meski belum menjadi politisi, lingkungan kerja di parlemen nasional memberinya banyak pelajaran mengenai tata kelola pemerintahan.
Dunia politik juga bukan hal baru bagi Amithya. Dia merupakan putri pasangan politisi Sirmadji dan Sri Rahayu. Sejak kecil, dia tumbuh di lingkungan yang akrab dengan aktivitas politik dan pelayanan masyarakat.
Dari kedua orang tuanya, Amithya belajar tentang tanggung jawab, amanah, serta pentingnya menjaga integritas saat memegang jabatan publik. Pesan-pesan itu, menurutnya, menjadi bekal dalam menjalankan tugas politik hingga sekarang.
Meski kini menduduki kursi Ketua DPRD Kota Malang, Amithya mengaku tidak pernah menjadikan jabatan sebagai tujuan utama. Dia memilih fokus menjalankan amanah dan menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Editor : Ryan Haryanto