BGTS Pastikan Aman Dilintasi, Jembatan Kaca Bromo Pre-Launching 27 Juni
“Seluruh pengujian telah dilewati dengan hasil memuaskan,” ujar Agung saat pemaparan di Kopi Dewa 19 area Jembatan Kaca Bromo, Kamis (25/6/2026).
Agung menjelaskan, pengujian dilakukan secara ketat di laboratorium BGTS untuk mengetahui batas kekuatan material kaca. Lantai jembatan menggunakan laminated glass khusus yang merupakan kombinasi tempered glass dan interlayer SentryGlass Plus (SGP) dengan susunan 12 mm kaca, 1,52 mm SGP, dan 12 mm kaca.

Total ketebalannya mencapai 25,52 mm. Setiap panel berukuran 1,8 meter x 1,5 meter dengan bobot sekitar 180 kilogram.
Dalam uji pembebanan statis hingga kondisi hancur, kaca menunjukkan daya tahan yang sangat tinggi. Pada tahap pertama, lapisan kaca bagian bawah baru mengalami pecah awal saat menerima beban 6.290 kilogram.
Pengujian kemudian dilanjutkan hingga tahap kedua, di mana lapisan atas baru pecah setelah menahan tambahan beban hingga 3.980 kilogram.
Editor : Ryan Haryanto