Viral Disebut di Tengah Sungai, Begini Fakta Lokasi Kopdes Merah Putih di Malang
MALANG, iNewsMalang.id – Video yang menarasikan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, berdiri di tengah sungai, ramai beredar di media sosial. Namun, hasil penelusuran di lokasi menunjukkan kondisi yang berbeda dari narasi dalam unggahan tersebut.
Bangunan Kopdes Merah Putih berada di jalur utama menuju Pantai Bajulmati dan Jalan Lintas Selatan (JLS). Posisinya berada di sisi jalan raya, sementara di bagian depannya terdapat telaga atau empang kecil yang menjadi pembatas antara bangunan dan badan jalan.
Jarak koperasi dengan jalan raya sekitar 20 meter. Di antaranya terdapat telaga dengan lebar kurang lebih 10 meter. Meski menghadap ke telaga, akses menuju bangunan tetap tersedia melalui jalan di sisi kanan dan kiri koperasi.

Kepala Desa Sidodadi, Soelan, membenarkan bahwa bangunan yang muncul dalam video viral tersebut memang berada di wilayahnya. Namun, ia menegaskan narasi yang menyebut koperasi berdiri di tengah sungai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Memang benar di depannya ada telaga, tapi tidak mungkin pembeli harus naik perahu dulu, karena lokasinya ada di jalan utama. Di depan koperasi juga masih ada akses dengan lebar sekitar 4 meter. Jadi gak mungkin kalau di tengah sungai, kita kirim materialnya gimana saat pembangunan,” kata Soelan saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, keberadaan telaga di depan bangunan justru menimbulkan kesan seolah-olah koperasi terisolasi ketika diambil dari sudut tertentu. Padahal, kendaraan maupun masyarakat tetap bisa mengakses lokasi melalui jalan yang berada di samping bangunan.
Soelan mengatakan pemerintah desa juga telah meminta klarifikasi kepada pembuat video. Informasi yang diterimanya, video tersebut dibuat oleh seorang pedagang sayur keliling yang kerap melintas di kawasan itu.
“Kemarin dari pihak Kodim juga turun untuk minta klarifikasi, karena dirasa narasi di video tidak sesuai fakta. Saat yang bersangkutan ditanya (motifnya), katanya ya iseng saja,” ujarnya.
Ia menyayangkan video yang beredar hanya menampilkan bagian depan koperasi tanpa memperlihatkan akses jalan di sisi bangunan. Akibatnya, masyarakat memperoleh gambaran yang tidak utuh mengenai kondisi di lapangan.
“Di sebelahnya ada jalan itu tidak difoto, gambarnya dipotong-potong jadi kelihatannya tidak sesuai fakta di lapangan,” tegas Soelan.
Di sisi lain, warga Desa Sidodadi berharap Kopdes Merah Putih segera mulai beroperasi. Selama ini, masyarakat masih harus menuju Kecamatan Gedangan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan, termasuk membeli obat-obatan.
Salah seorang warga, Sugianto, berharap koperasi nantinya menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, terutama obat-obatan dan sarana pertanian seperti pupuk.
“Kalau cari obat di sini agak susah karena harus ke Gedangan dulu. Harapannya (KDKMP) ini barangnya lengkap, terutama buat obat-obatan,” ujarnya.
Editor : Ryan Haryanto