Marcos Santos Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Racik Chemistry Arema FC
MALANG, iNewsMalang.id – Target juara tetap dibawa Arema FC ke Piala Presiden 2026. Namun, pelatih Marcos Santos punya misi lain yang tak kalah penting. Turnamen pramusim itu akan dimanfaatkan untuk mempercepat terbentuknya chemistry tim sebelum Super League 2026–2027 bergulir.
Misi tersebut bukan tanpa alasan. Singo Edan datang dengan wajah baru setelah mendatangkan delapan pemain anyar. Piala Presiden menjadi panggung pertama bagi Marcos menguji racikan timnya dalam pertandingan kompetitif.
Arema sendiri mengusung beban besar sebagai klub tersukses di ajang tersebut. Aremania tentu berharap trofi kembali ke Malang setelah musim lalu dominasi Singo Edan diputus Port FC asal Thailand.
Tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Di Grup A, Arema harus bersaing dengan tuan rumah Persib Bandung, Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam) demi mengamankan dua tiket ke semifinal.
Marcos menilai Piala Presiden selalu menghadirkan persaingan yang ketat. Karena itu, ia ingin timnya tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga terus menunjukkan perkembangan permainan di setiap pertandingan.
“Ini kejuaraan yang kuat dan sulit. Arema adalah tim paling sukses di turnamen ini, sehingga kami memahami tanggung jawab tersebut,” ujar Marcos.
Pelatih asal Brasil itu membawa 27 pemain ke Bandung. Delapan di antaranya merupakan rekrutan anyar yang diproyeksikan segera menyatu dengan kerangka permainan tim.
Marcos mengakui Piala Presiden menjadi kesempatan ideal membangun kekompakan. Maklum, selama pramusim Arema belum sekalipun menjalani laga uji coba sehingga turnamen ini menjadi tolok ukur pertama bagi skuad racikannya.
“Kami ingin memanfaatkan turnamen ini untuk membangun chemistry tim sekaligus memainkan pertandingan yang bagus,” katanya.
Selain membentuk permainan kolektif, Marcos berharap seluruh pemain tampil maksimal di setiap laga. Sebab, ia ingin Arema bukan hanya kompetitif, tetapi juga mampu menghadirkan permainan yang membuat Aremania bangga.
Editor: Ryan Haryanto