get app
inews
Aa Text
Read Next : 12 Hari, 54 Orang Terseret Kasus Narkoba di Malang, 111.000 Pil LL Disita

Parkir Jadi Biang Gesekan Ojol dan Jukir di Malang, Polisi Turun Tangan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:07 WIB
header img
Parkir dan zona jemput jadi keluhan ojol Malang. Polisi siap cari solusi bersama. (Foto: Taufik Hidayat)

MALANG, iNewsMalang.id - Urusan mencari penumpang bisa berubah jadi persoalan bagi driver ojek online (ojol). Salah satunya saat harus berhenti atau menjemput pelanggan di lokasi yang juga menjadi wilayah kerja juru parkir.

Gesekan antara driver ojol dan jukir itu ikut dibahas saat perwakilan komunitas ojol bertemu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. di salah satu rumah makan di Jalan Trunojoyo, Rabu sore (26/8/2026).

Bukan hanya soal parkir. Driver juga menyampaikan persoalan zona penjemputan yang belum seragam di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai kerap membuat driver bingung ketika mengambil atau mengantar penumpang.

Ketua Komunitas Malang Setill/Grab Moh Zainul Anwar berharap persoalan itu bisa dicarikan jalan tengah. Menurut dia, driver dan jukir sama-sama mencari nafkah sehingga penyelesaiannya tidak semestinya berujung konflik.

“Harapannya persoalan parkir dan zona bagi driver ojol bisa dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Pertemuan yang dihadiri perwakilan Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee itu juga menyinggung persoalan lain yang tak kalah dekat dengan aktivitas harian driver. Yakni, pelajar yang belum cukup umur tetapi sudah mengendarai sepeda motor.

Komunitas ojol meminta kepolisian ikut mendorong sosialisasi ke sekolah. Sebab, mereka menganggap persoalan tersebut bukan hanya menyangkut pelanggaran lalu lintas, tetapi juga keselamatan anak-anak di jalan.

Danang mengatakan persoalan yang muncul di lapangan tidak bisa diselesaikan polisi sendirian. Untuk urusan parkir dan zona operasional, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Malang dan Dinas Perhubungan.

Sementara persoalan pelajar yang berkendara di bawah umur akan ditindaklanjuti melalui edukasi ke sekolah-sekolah.

“Setiap persoalan yang muncul kita cari solusinya bersama,” kata Danang.

Di luar persoalan operasional, komunitas ojol juga membicarakan rencana doa bersama untuk mengenang satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan.

Ketua PDOI Jawa Timur Puji mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi komunitas ojol untuk berkumpul dalam suasana yang positif. Rencananya, doa bersama digelar Jumat (28/8) di Masjid Baiturrahman Polresta Malang Kota.

Polresta Malang Kota menyatakan siap memfasilitasi kegiatan tersebut.

Kasat Intelkam Polresta Malang Kota Kompol Agus Sutanto meminta komunikasi yang sudah terbangun tidak berhenti di forum tersebut. Driver juga diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

Harapannya, persoalan di lapangan bisa dibicarakan lebih dulu sebelum berkembang menjadi gesekan.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut