get app
inews
Aa Text
Read Next : Mahasiswa Stikes Kendedes Malang Tewas Ditusuk Teman Sekamar Usai Baku Hantam

Persiapan MotoGP Indonesia 2026 Capai 80 Persen, MGPA Bidik 150.000 Penonton

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:04 WIB
header img
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola saat Road Show Jelang Moto GP Indonesia 2026 (Foto: iNews Malang/Avirista Midaada)

MALANG, iNewsMalang.id - Sirkuit Pertamina Mandalika terus dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia 2026. Hingga Minggu (30/8/2026), persiapan balapan yang berlangsung 9–11 Oktober itu disebut sudah mencapai 70–80 persen.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola mengatakan, fokus utama saat ini berada pada kesiapan sirkuit beserta fasilitas pendukungnya.

“Persiapannya sudah hampir 70-80 persen. Kita lebih memfokuskan kepada sirkuit,” kata Ananda saat Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia di Kota Malang, Minggu (30/8/2026).

Ananda memastikan kondisi Sirkuit Mandalika tetap aman setelah gempa yang berpusat di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa pekan lalu. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sejumlah fasilitas di dalam dan sekitar kawasan sirkuit.

“Alhamdulillah sirkuit masih dalam keadaan yang baik dan aman,” ucap pria 46 tahun tersebut.

Selain fasilitas, MGPA telah menyelesaikan proses awal perekrutan volunteer untuk MotoGP Indonesia 2026. Sebanyak 2.500 relawan akan dipilih untuk mengisi sejumlah posisi, mulai keamanan, crowd control, cleaning service, media center, ticketing hingga marshal.

Antusiasme peserta tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Pada hari pertama walk-in interview, 24 Agustus, jumlah peserta hampir mencapai 2.000 orang. Padahal, tahun lalu jumlah pendaftar pada hari pertama belum menyentuh 1.000 orang.

“Di hari pertama kita tidak sangka begitu hanyak volunteer yang hadir, karena memang di tahun sebelumnya di hari pertama itu tidak sampai seribu. Di tahun ini di hari pertama itu hampir dua ribu,” kata mantan pebalap nasional tersebut.

Lonjakan peserta sempat membuat antrean padat. MGPA kemudian melakukan penyesuaian pada hari kedua dan ketiga, termasuk pengaturan alur peserta serta koordinasi petugas di lapangan.

“Kami berkomitmen melakukan upaya terbaik terhadap pelaksanaan proses interview dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara lebih terstruktur, tertib, serta tetap memperhatikan kenyamanan seluruh peserta,” terangnya.

Proses interview sendiri berlangsung hingga 31 Agustus. Mekanisme antrean dan kapasitas layanan disesuaikan untuk menjaga proses seleksi tetap berjalan lancar.

Dari sisi penonton, MGPA memasang target 150 ribu orang selama MotoGP Indonesia 2026. Angka itu naik dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 145 ribu penonton.

Target tersebut didukung kehadiran dua pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3. Kebijakan pembatasan harga akomodasi hotel oleh Pemprov NTB juga diharapkan ikut mendukung peningkatan jumlah penonton.

“Target penonton 150 ribu, tahun lalu 145 ribu, tahun ini targetnya 150 ribu, karena tribun kita memang kapasitasnya cuma 31 ribu, VIP-nya sekitar 10 ribuan Jadi memang dengan total penonton 140-150 ribu itu sudah maksimal,” ucapnya.

Ananda berharap dukungan publik juga memberi energi bagi Mario dan Veda untuk tampil maksimal di Mandalika. Namun, dia menyadari persaingan di masing-masing kelas tetap ketat.

“Kita semua tahu bahwa persaingan Moto GP ini juga berat.Tapi ya saya optimis Mario dan Veda bisa mencapai hasilnya maksimal,” tandasnya.

MotoGP Indonesia 2026 menjadi Seri 18 dari total 22 seri dalam kalender MotoGP. Balapan digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, pada 9–11 Oktober 2026. Ajang tersebut diikuti 22 pebalap MotoGP, 28 pebalap Moto2, dan 26 pebalap Moto3.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut