MALANG, iNewsMalang.id – Arema FC dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Persik Kediri pada lanjutan Super League 2025–2026, Minggu (3/5/2026) hari ini. Meski berstatus tim tamu, pertandingan tidak berlangsung di markas Persik, melainkan dipindah ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Perpindahan venue membuat duel dua tim Jawa Timur ini berlangsung di lokasi berbeda dari kandang asli Persik. Situasi tersebut menyerupai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya pekan lalu yang digelar di Bali.
Namun, pelatih Arema FC Marcos Santos menolak menyebut pertandingan ini sebagai laga netral. Dia tetap memandang duel tersebut sebagai bagian dari tensi tinggi Derbi Jatim.
“Ini bukan laga netral. Kami fokus siapkan mental, seperti saat lawan Persebaya,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Menurut pelatih asal Brasil itu, Persik Kediri tetap lawan yang patut diwaspadai. Meski secara posisi berada di bawah Arema, kualitas tim dinilai tidak bisa dianggap remeh.
“Lawan Persik adalah laga klasik. Mereka musuh yang sulit dan tetap harus kami hormati,” ungkapnya.
Arema berupaya memperbaiki hasil usai laga sebelumnya. Evaluasi dilakukan, terutama pada aspek mental dan konsentrasi agar tidak mengulang hasil kurang maksimal.
Motivasi tambahan datang dari dukungan Aremania. Usai hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya, suporter mendatangi sesi latihan untuk memberi dorongan moril kepada pemain.
Sementara itu, bek kanan Arema FC, Rio Fahmi, menegaskan tim menargetkan kemenangan penuh dalam laga ini. Tiga poin dianggap sebagai jawaban atas ekspektasi suporter.
“Kami gagal lawan Persebaya. Besok tak ada tawar-menawar, kami harus raih tiga poin,” tegas pemilik nama lengkap Ilham Rio Fahmi itu.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
