Tolak Pengelolaan SPPG, Mahasiswa Universitas Brawijaya Geruduk Rektorat

Avirista Midaada
Mahasiswa menyampaikan orasi saat aksi penolakan pengelolaan SPPG oleh Universitas Brawijaya. (Foto: iNews Malang/Avirista Midaada)

MALANG, iNewsMalang.id – Rencana Universitas Brawijaya (UB) mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu penolakan mahasiswa. Puluhan mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung Rektorat UB, Selasa (9/6/2026), dan menuntut kampus membuka kajian akademik yang menjadi dasar pendirian SPPG.

Massa datang membawa poster dan spanduk penolakan. Mereka bergantian menyampaikan orasi yang menyoroti keterlibatan UB dalam program MBG.

Mahasiswa mempertanyakan langkah kampus yang ingin menjadikan SPPG sebagai laboratorium pembelajaran dan sarana edukasi, sementara pelaksanaan MBG di berbagai daerah masih menyisakan persoalan, termasuk kasus keracunan makanan.

Sepanjang aksi, mahasiswa meminta pimpinan kampus menemui peserta demonstrasi. Namun hingga aksi berakhir sekitar pukul 16.30 WIB, tidak ada satu pun perwakilan rektorat yang keluar menemui massa.

Koordinator aksi Muhammad Arifin Ilham menyampaikan empat tuntutan kepada rektorat. Tuntutan utama adalah membuka seluruh dokumen dan kajian akademik terkait rencana pengelolaan SPPG.

Editor : Ryan Haryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network