Bromo Sky Cafe dan Ikhtiar Menjadikan Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Ryan Haryanto
Ke Bromo dan Jembatan Kaca? Saatnya nongkrong di Bromo Sky Cafe, ngopi dengan view terbaik. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

“Kami ingin tempat ini inklusif. Mulai dari Rp15 ribu, pengunjung sudah bisa nongkrong, ngopi di atas awan, dan menikmati pemandangan spektakuler,” pungkas Ridho.

Pada akhirnya, Bromo Sky Cafe sedang menguji sebuah tesis baru di Bromo: bahwa pariwisata modern tidak harus mencabut akar produksi lokal, melainkan bisa menjadi agregator yang membawa hasil bumi rakyat ke level tertinggi.



Editor : Ryan Haryanto

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network