“Yang diharapkan pasien adalah layanan yang semakin berkualitas, dari layanan itu diperlukan tindakan pasien saat masuk ICU. Maka yang dilakukan di Grand Paviliun ini kami di kamar-kamar tertentu, bukan pasiennya yang kemudian dibawa ke ICU,” ujarnya.
Artinya, peralatan medis berstandar ICU ditempatkan langsung di kamar President Suites. Dengan skema itu, pasien tetap menjalani perawatan intensif tanpa harus dipindahkan ke ruang ICU.
Menurut Khofifah, konsep tersebut menjadi yang pertama di rumah sakit milik Pemprov Jatim. Bahkan, layanan serupa belum tersedia di RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Tak hanya berfokus pada layanan medis, RSSA juga menyiapkan pendampingan psikologis dan keagamaan. Pendampingan diberikan kepada pasien sekaligus keluarga yang mendampingi selama masa perawatan.
“Ini mungkin tidak banyak rumah sakit yang bisa menyiapkan sistem pelayanan seperti ini. Pasien yang tidak harus di dalam ICU. Jadi peralatan-peralatan ICU yang disiapkan di kamar VVIP dan kamar Presiden Suites,” terangnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
