“Di babak kedua, Arema bermain lebih baik. Level permainan kami meningkat. Tapi sayangnya kami gagal mencetak gol balasan,” ujarnya.
Pelatih asal Brasil itu menegaskan hasil di Bandung menjadi bekal evaluasi sebelum menjalani dua laga sisa Grup A menghadapi Tampines Rovers FC dan DPMM FC. Peluang lolos ke semifinal masih terbuka, tetapi Arema tak boleh lagi kehilangan poin.
Penguasaan bola menjadi aspek yang paling disorot. Marcos menilai timnya terlambat mengendalikan permainan karena Persib mampu memaksa pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan transisi cepat.
“Kami seharusnya bisa lebih menguasai bola sejak awal. Tapi Persib bermain dengan transisi yang sangat cepat,” pungkasnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
