MALANG, iNewsMalang.id - Manajemen Arema FC boleh tersenyum melihat komposisi skuad untuk Super League 2026–2027. Pemain yang masuk daftar buruan sejak awal tak satu pun terlepas. Baik pemain lokal maupun asing berhasil diboyong ke Malang.
CEO Arema Iwan Budianto mengungkap proses di balik perburuan tersebut. Menurut dia, skuad musim ini tidak dibentuk secara mendadak. Perencanaannya sudah berjalan sekitar tiga bulan sebelum Super League 2025–2026 berakhir.
Saat itu, Iwan rutin berkomunikasi dengan General Manager Arema Yusrinal Fitriandi dan pelatih Marcos Santos. Mereka membahas kebutuhan tim sekaligus memetakan pemain yang dinilai cocok untuk musim berikutnya.
Setelah kompetisi berakhir, rencana tersebut mulai dieksekusi. Manajemen bergerak mengejar nama-nama yang sudah masuk daftar. Hasilnya, seluruh target utama berhasil diamankan.
”Saya angkat topi buat Inal dan timnya. Jujur, yang menyaksikan ini harus diberitahu. Tidak ada satu pun buruan kita yang lepas,” kata Iwan dalam podcast di kanal YouTube Arema.
Perburuan tak hanya dilakukan dari meja manajemen. Marcos ikut mengambil peran, terutama ketika harus meyakinkan pemain asing.
Pelatih asal Brasil itu bahkan mendatangi langsung sejumlah pemain incaran ke rumah mereka saat pulang kampung. Cara tersebut menjadi bagian dari pendekatan Arema untuk memastikan pemain yang dibidik tidak berpaling ke klub lain.
Dari sektor lokal, Arema akhirnya mendapatkan Syahrul Trisna Fadilla, Erlangga Setyo, Alfeandra Dewangga, dan Robi Darwis. Empat pemain itu masuk dalam rencana penguatan skuad musim baru.
Sementara dari jalur pemain asing, Singo Edan mendatangkan Gustavo Henrique, Careca, Diego Landis, dan Marcos Vinicius. Delapan nama tersebut menjadi bagian dari hasil perburuan yang sudah disiapkan jauh sebelum bursa transfer berjalan.
Iwan mengatakan, keputusan mengenai pemain yang dibidik bahkan sudah dibahas secara detail dalam komunikasi dengan Marcos. Pertemuan dilakukan melalui Zoom karena perbedaan waktu Indonesia dan Brasil.
“Semua pemain yang kami rencanakan bersama Coach Marcos setelah musim lalu berakhir berhasil didapatkan. Baik lokal maupun asing,” ujarnya.
Menurut Iwan, keberhasilan mengamankan seluruh target tersebut bukan pekerjaan mudah. Terlebih, Arema harus bersaing dengan klub lain dalam mendapatkan pemain yang sama.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
