Menurut dia, kesiapan tidak cukup hanya dari jumlah personel. Seluruh peralatan pendukung juga harus dipastikan berfungsi dengan baik. Mulai kendaraan operasional, perahu karet, gergaji mesin, tenda darurat, perangkat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi.
“Semua unsur harus satu komando dan satu langkah dalam penanganan bencana,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib mengingatkan tingginya potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Malang. Kondisi geografis dan meningkatnya intensitas hujan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini. Terutama untuk mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana.
“Ancaman bencana hidrometeorologi di Kabupaten Malang harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
